banner-headrev2

waktu

Tanggal

October 2019
Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday
September 30, 2019 October 1, 2019 October 2, 2019 October 3, 2019 October 4, 2019 October 5, 2019 October 6, 2019
October 7, 2019 October 8, 2019 October 9, 2019 October 10, 2019 October 11, 2019 October 12, 2019 October 13, 2019
October 14, 2019 October 15, 2019 October 16, 2019 October 17, 2019 October 18, 2019 October 19, 2019 October 20, 2019
October 21, 2019 October 22, 2019 October 23, 2019 October 24, 2019 October 25, 2019 October 26, 2019 October 27, 2019
October 28, 2019 October 29, 2019 October 30, 2019 October 31, 2019 November 1, 2019 November 2, 2019 November 3, 2019

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 0

Pengunjung kemarin : 10

Pengunjung minggu ini : 90

Total Pengunjung : 1376

Aceh Tamiang Mulai Remajakan Kelapa Sawit di Jambo Rambong

Ref

KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang menandai peremajaan kelapa sawit dengan melakukan penanaman perdana di Kampung Jamborambong, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang, Selasa (6/8/2019) sore.

Penanaman perdana ini dihadiri Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh A Hanan, Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon dan sejumlah instansi yang terlibat, termasuk Bank Aceh sebagai mitra perbankan.

Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang Yunus menyebut tanam perdana di Jambo Rambong dipercayakan kepada Koperasi Wassalam di atas lahan 200 hektare.

Di daerah ini sendiri total area yang akan dikerjakan mencapai 1.369 hektare.

“Tahun ini ada dua pelaksana, yang pertama Koperasi Wassalam dan satu lagi Koperasi Usaha Bersama seluas 256 hektare,” kata Yunus.

Dalam kesempatan itu dia menjelaskan perkebunan kelapa sawit masih memiliki potensi dikembangkan.

Di Aceh Tamiang sendiri luas lahan perkebunan dalam satu tahun terakhir bertambah.

Bila sebelumnya tercatat areal luas mencapai 21.145 hektare, maka tahun ini telah bertambah 10 ribu hektare.

“Terus bertambah karena ada perkebunan karet yang diganti sawit,” kata Yunus. (*)

 

Sumber : aceh.tribunnews.com