banner-headrev2

waktu

Tanggal

March 2020
Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday
February 24, 2020 February 25, 2020 February 26, 2020 February 27, 2020 February 28, 2020 February 29, 2020 March 1, 2020
March 2, 2020 March 3, 2020 March 4, 2020 March 5, 2020 March 6, 2020 March 7, 2020 March 8, 2020
March 9, 2020 March 10, 2020 March 11, 2020 March 12, 2020 March 13, 2020 March 14, 2020 March 15, 2020
March 16, 2020 March 17, 2020 March 18, 2020 March 19, 2020 March 20, 2020 March 21, 2020 March 22, 2020
March 23, 2020 March 24, 2020 March 25, 2020 March 26, 2020 March 27, 2020 March 28, 2020 March 29, 2020
March 30, 2020 March 31, 2020 April 1, 2020 April 2, 2020 April 3, 2020 April 4, 2020 April 5, 2020

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 10

Pengunjung kemarin : 12

Pengunjung minggu ini : 171

Total Pengunjung : 4196

Aceh Tamiang Mulai Remajakan Kelapa Sawit di Jambo Rambong

KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang menandai peremajaan kelapa sawit dengan melakukan penanaman perdana di Kampung Jamborambong, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang, Selasa (6/8/2019) sore.

Penanaman perdana ini dihadiri Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh A Hanan, Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon dan sejumlah instansi yang terlibat, termasuk Bank Aceh sebagai mitra perbankan.

Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang Yunus menyebut tanam perdana di Jambo Rambong dipercayakan kepada Koperasi Wassalam di atas lahan 200 hektare.

Di daerah ini sendiri total area yang akan dikerjakan mencapai 1.369 hektare.

“Tahun ini ada dua pelaksana, yang pertama Koperasi Wassalam dan satu lagi Koperasi Usaha Bersama seluas 256 hektare,” kata Yunus.

Dalam kesempatan itu dia menjelaskan perkebunan kelapa sawit masih memiliki potensi dikembangkan.

Di Aceh Tamiang sendiri luas lahan perkebunan dalam satu tahun terakhir bertambah.

Bila sebelumnya tercatat areal luas mencapai 21.145 hektare, maka tahun ini telah bertambah 10 ribu hektare.

“Terus bertambah karena ada perkebunan karet yang diganti sawit,” kata Yunus. (*)

 

Sumber : aceh.tribunnews.com