banner-headrev2

waktu

Tanggal

November 2020
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Oktober 26, 2020 Oktober 27, 2020 Oktober 28, 2020 Oktober 29, 2020 Oktober 30, 2020 Oktober 31, 2020 November 1, 2020
November 2, 2020 November 3, 2020 November 4, 2020 November 5, 2020 November 6, 2020 November 7, 2020 November 8, 2020
November 9, 2020 November 10, 2020 November 11, 2020 November 12, 2020 November 13, 2020 November 14, 2020 November 15, 2020
November 16, 2020 November 17, 2020 November 18, 2020 November 19, 2020 November 20, 2020 November 21, 2020 November 22, 2020
November 23, 2020 November 24, 2020 November 25, 2020 November 26, 2020 November 27, 2020 November 28, 2020 November 29, 2020
November 30, 2020 Desember 1, 2020 Desember 2, 2020 Desember 3, 2020 Desember 4, 2020 Desember 5, 2020 Desember 6, 2020

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 7

Pengunjung kemarin : 1

Pengunjung minggu ini : 36

Total Pengunjung : 7521

Aceh Tamiang Mulai Remajakan Kelapa Sawit di Jambo Rambong

KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang menandai peremajaan kelapa sawit dengan melakukan penanaman perdana di Kampung Jamborambong, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang, Selasa (6/8/2019) sore.

Penanaman perdana ini dihadiri Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh A Hanan, Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon dan sejumlah instansi yang terlibat, termasuk Bank Aceh sebagai mitra perbankan.

Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang Yunus menyebut tanam perdana di Jambo Rambong dipercayakan kepada Koperasi Wassalam di atas lahan 200 hektare.

Di daerah ini sendiri total area yang akan dikerjakan mencapai 1.369 hektare.

“Tahun ini ada dua pelaksana, yang pertama Koperasi Wassalam dan satu lagi Koperasi Usaha Bersama seluas 256 hektare,” kata Yunus.

Dalam kesempatan itu dia menjelaskan perkebunan kelapa sawit masih memiliki potensi dikembangkan.

Di Aceh Tamiang sendiri luas lahan perkebunan dalam satu tahun terakhir bertambah.

Bila sebelumnya tercatat areal luas mencapai 21.145 hektare, maka tahun ini telah bertambah 10 ribu hektare.

“Terus bertambah karena ada perkebunan karet yang diganti sawit,” kata Yunus. (*)

 

Sumber : aceh.tribunnews.com