Header

waktu

Tanggal

May 2020
Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday
April 27, 2020 April 28, 2020 April 29, 2020 April 30, 2020 May 1, 2020 May 2, 2020 May 3, 2020
May 4, 2020 May 5, 2020 May 6, 2020 May 7, 2020 May 8, 2020 May 9, 2020 May 10, 2020
May 11, 2020 May 12, 2020 May 13, 2020 May 14, 2020 May 15, 2020 May 16, 2020 May 17, 2020
May 18, 2020 May 19, 2020 May 20, 2020 May 21, 2020 May 22, 2020 May 23, 2020 May 24, 2020
May 25, 2020 May 26, 2020 May 27, 2020 May 28, 2020 May 29, 2020 May 30, 2020 May 31, 2020

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 14

Pengunjung kemarin : 7

Pengunjung minggu ini : 93

Total Pengunjung : 5290

Bupati Aceh Tamiang Hentikan Izin Peternakan Ayam Di Saptajaya

KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang memastikan tidak akan menerbitkan izin peternakan ayam potong di Kemukiman Saptajaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang. Kebijakan ini disampaikan Bupati Aceh Tamiang H Mursil di hadapan masyarakat Saptajaya ketika berunjuk-rasa, Selasa (16/7/2019).

“Sebenanrnya ini berat, tapi demi kenyamanan terpaksa izin di sana tidak akan dikeluarkan,” kata Mursil.

Mursil menyayangkan sikap peternak yang tidak mampu menjaga kebersihan.

Sebenarnya, kata Bupati, bila merujuk Permen Pertanian radius peternakan harus berjarak 500 meter dari pemukiman.

“Kita ingin ekonomi bergerak di sana, makanya (izin) dipermudah. Satu kandang dengan satu pekerja kan lumayan, yang penting uang berputar,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, penutupan izin di Saptajaya tidak otomatis mematikan UMKM.

Pemkab akan segera merumuskan solusi permasalahan ini dengan melakukan relokasi.

“Sekerak dan Bandarpusaka masih banyak tanah kosong. Nanti kita pikirkan apakah layak dibuat di sana peternakan,” tukasnya.

Dalam unjuk rasa ini, massa mengaku sangat terganggu dengan keberadaan peternakan ayam yang berdekatan dengan pemukiman.

Selain bau, peternakan ini juga menimbulkan lalat.(*)

Sumber : aceh.tribunnews.com