waktu

Tanggal

September 2021
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Agustus 30, 2021 Agustus 31, 2021 September 1, 2021 September 2, 2021 September 3, 2021 September 4, 2021 September 5, 2021
September 6, 2021 September 7, 2021 September 8, 2021 September 9, 2021 September 10, 2021 September 11, 2021 September 12, 2021
September 13, 2021 September 14, 2021 September 15, 2021 September 16, 2021 September 17, 2021 September 18, 2021 September 19, 2021
September 20, 2021 September 21, 2021 September 22, 2021 September 23, 2021 September 24, 2021 September 25, 2021 September 26, 2021
September 27, 2021 September 28, 2021 September 29, 2021 September 30, 2021 Oktober 1, 2021 Oktober 2, 2021 Oktober 3, 2021

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 25

Pengunjung kemarin : 14

Pengunjung minggu ini : 173

Total Pengunjung : 30212

Bupati Aceh Tamiang Hentikan Izin Peternakan Ayam Di Saptajaya

KUALASIMPANG – Pemkab Aceh Tamiang memastikan tidak akan menerbitkan izin peternakan ayam potong di Kemukiman Saptajaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang. Kebijakan ini disampaikan Bupati Aceh Tamiang H Mursil di hadapan masyarakat Saptajaya ketika berunjuk-rasa, Selasa (16/7/2019).

“Sebenanrnya ini berat, tapi demi kenyamanan terpaksa izin di sana tidak akan dikeluarkan,” kata Mursil.

Mursil menyayangkan sikap peternak yang tidak mampu menjaga kebersihan.

Sebenarnya, kata Bupati, bila merujuk Permen Pertanian radius peternakan harus berjarak 500 meter dari pemukiman.

“Kita ingin ekonomi bergerak di sana, makanya (izin) dipermudah. Satu kandang dengan satu pekerja kan lumayan, yang penting uang berputar,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, penutupan izin di Saptajaya tidak otomatis mematikan UMKM.

Pemkab akan segera merumuskan solusi permasalahan ini dengan melakukan relokasi.

“Sekerak dan Bandarpusaka masih banyak tanah kosong. Nanti kita pikirkan apakah layak dibuat di sana peternakan,” tukasnya.

Dalam unjuk rasa ini, massa mengaku sangat terganggu dengan keberadaan peternakan ayam yang berdekatan dengan pemukiman.

Selain bau, peternakan ini juga menimbulkan lalat.(*)

Sumber : aceh.tribunnews.com