waktu

Tanggal

Oktober 2021
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
September 27, 2021 September 28, 2021 September 29, 2021 September 30, 2021 Oktober 1, 2021 Oktober 2, 2021 Oktober 3, 2021
Oktober 4, 2021 Oktober 5, 2021 Oktober 6, 2021 Oktober 7, 2021 Oktober 8, 2021 Oktober 9, 2021 Oktober 10, 2021
Oktober 11, 2021 Oktober 12, 2021 Oktober 13, 2021 Oktober 14, 2021 Oktober 15, 2021 Oktober 16, 2021 Oktober 17, 2021
Oktober 18, 2021 Oktober 19, 2021 Oktober 20, 2021 Oktober 21, 2021 Oktober 22, 2021 Oktober 23, 2021 Oktober 24, 2021
Oktober 25, 2021 Oktober 26, 2021 Oktober 27, 2021 Oktober 28, 2021 Oktober 29, 2021 Oktober 30, 2021 Oktober 31, 2021

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 2

Pengunjung kemarin : 32

Pengunjung minggu ini : 141

Total Pengunjung : 30912

Kecam Kerusuhan 22 Mei, Bupati Aceh Tamiang Imbau Warga Jaga Kedamaian

Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang Mursil mengecam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta, yang diwarnai kerusuhan. Dia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi ulah sekolompok massa dan tetap menjaga kedamaian Aceh Tamiang.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian di Aceh Tamiang,” kata Mursil dalam video yang diterima detikcom, Minggu (26/5/2019).

“(Masyarakat) tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin memprovokasi kerusuhan yang sama terjadi di wilayah Aceh Tamiang,” jelas Mursil.

Menurutnya, tindakan para perusuh di depan Bawaslu pada 21 dan 22 Mei telah menodai unjuk rasa damai. Selain itu, Mursil mengapresiasi tindakan polisi dan TNI dalam menangani para perunjuk rasa.

“Kita minta kepada aparat keamanan khususnya TNI-Polri untuk menindak tegas para perusuh yang telah menciderai demokrasi di Indonesia,” bebernya.

Seperti diketahui, Polri menetapkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei di sekitar Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka disangka polisi melakukan provokasi untuk membuat kerusuhan.

“Ketika menjelang malam, provokasi sudah didesain perusuh, mulai antara lain benda keras, batu, paving block, petasan, serta macam barang bukti (yang) kami hadirkan (tunjukkan, red). Ada bambu sudah dipersiapkan setting-an kelompok tersebut, demo tadi damai menjadi rusuh,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Salah satu tersangka adalah A alias Andri Bibir, yang ditangkap di Kampung Bali, Tanah Abang. Dedi menyebut Andri berperan mengumpulkan batu agar diberikan kepada perusuh untuk melempari aparat kepolisian.

 

(agse/mae)

Sumber : detik.com