banner-headrev2

waktu

Tanggal

September 2020
Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday
August 31, 2020 September 1, 2020 September 2, 2020 September 3, 2020 September 4, 2020 September 5, 2020 September 6, 2020
September 7, 2020 September 8, 2020 September 9, 2020 September 10, 2020 September 11, 2020 September 12, 2020 September 13, 2020
September 14, 2020 September 15, 2020 September 16, 2020 September 17, 2020 September 18, 2020 September 19, 2020 September 20, 2020
September 21, 2020 September 22, 2020 September 23, 2020 September 24, 2020 September 25, 2020 September 26, 2020 September 27, 2020
September 28, 2020 September 29, 2020 September 30, 2020 October 1, 2020 October 2, 2020 October 3, 2020 October 4, 2020

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 7

Pengunjung kemarin : 7

Pengunjung minggu ini : 55

Total Pengunjung : 6694

Kecam Kerusuhan 22 Mei, Bupati Aceh Tamiang Imbau Warga Jaga Kedamaian

Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang Mursil mengecam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta, yang diwarnai kerusuhan. Dia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi ulah sekolompok massa dan tetap menjaga kedamaian Aceh Tamiang.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian di Aceh Tamiang,” kata Mursil dalam video yang diterima detikcom, Minggu (26/5/2019).

“(Masyarakat) tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin memprovokasi kerusuhan yang sama terjadi di wilayah Aceh Tamiang,” jelas Mursil.

Menurutnya, tindakan para perusuh di depan Bawaslu pada 21 dan 22 Mei telah menodai unjuk rasa damai. Selain itu, Mursil mengapresiasi tindakan polisi dan TNI dalam menangani para perunjuk rasa.

“Kita minta kepada aparat keamanan khususnya TNI-Polri untuk menindak tegas para perusuh yang telah menciderai demokrasi di Indonesia,” bebernya.

Seperti diketahui, Polri menetapkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei di sekitar Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka disangka polisi melakukan provokasi untuk membuat kerusuhan.

“Ketika menjelang malam, provokasi sudah didesain perusuh, mulai antara lain benda keras, batu, paving block, petasan, serta macam barang bukti (yang) kami hadirkan (tunjukkan, red). Ada bambu sudah dipersiapkan setting-an kelompok tersebut, demo tadi damai menjadi rusuh,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Salah satu tersangka adalah A alias Andri Bibir, yang ditangkap di Kampung Bali, Tanah Abang. Dedi menyebut Andri berperan mengumpulkan batu agar diberikan kepada perusuh untuk melempari aparat kepolisian.

 

(agse/mae)

Sumber : detik.com