Headerr

waktu

Tanggal

August 2019
Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sunday
July 29, 2019 July 30, 2019 July 31, 2019 August 1, 2019 August 2, 2019 August 3, 2019 August 4, 2019
August 5, 2019 August 6, 2019 August 7, 2019 August 8, 2019 August 9, 2019 August 10, 2019 August 11, 2019
August 12, 2019 August 13, 2019 August 14, 2019 August 15, 2019 August 16, 2019 August 17, 2019 August 18, 2019
August 19, 2019 August 20, 2019 August 21, 2019 August 22, 2019 August 23, 2019 August 24, 2019 August 25, 2019
August 26, 2019 August 27, 2019 August 28, 2019 August 29, 2019 August 30, 2019 August 31, 2019 September 1, 2019

pengunjung

Pengunjung online : 0

Pengunjung hari ini : 0

Pengunjung kemarin : 1

Pengunjung minggu ini : 31

Total Pengunjung : 626

Korban Tenggelam di Pantai Rukui Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal

WhatsApp-Image-2019-07-15-at-19.37.23-750x476

TAMIANG | ACEHKITA.COM – Riki (17 tahun) remaja korban tenggelam di lokasi objek wisata Pantai Pulai Rukui di Kampung Alur Nunang, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, karena terseret ombak pada Minggu (14/7), ditemukan meninggal oleh Tim SAR Gabungan.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang tenggelam pada Senin malam pukul 20.45 WIB, 5000 meter dari lokasi korban hanyut,” ujar Kepala Basarnas Banda Aceh, Budiono, kepada jurnalis usai menerima laporan dari Pos SAR Langsa pada Senin malam.

Ia menyebutkan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban berawal dari informasi warga setempat untuk mengecek muara di lokasi yang berjarak 500 meter dari tempat korban hanyut. Dimana biasanya di lokasi itu banyak terdapat tumpukan sampah dari laut pada saat air pasang.

“Tim SAR Gabungan yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penyisiran dari laut menggunakan perahu karet dan dibantu oleh masyarakat yang menyisir dari bibir pantai, pada saat penyisiran sekitar pukul 21.45 WIB korban berhasil ditemukan 500 meter ke arah barat dari lokasi korban hanyut,” sebut Budiono.

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi menggunakan perahu karet dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga.

Budiono mengatakan, pencarian malam hari tersebut dilakukan setelah mendapat informasi yang akurat dari pengelola objek wisata tersebut. Pencarian malam itu melibatkan personel Pos SAR Langsa, Satgas SAR Aceh Tamiang, Koramil Bandar Mulia, Polsek, BPBD Aceh Tamiang, nelayan serta masyarakat.

Sebelumnya, Tim rescue Pos SAR Langsa bersama Satgas SAR Aceh Tamiang sudah melakukan pencarian korban tenggelam di lokasi objek wisata begitu menerima informasi pada Minggu sore hingga pukul 19.00 WIB. Namun karena belum membuahkan hasil, pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi (15/7) hingga kemudian korban berhasil ditemukan pada malam harinya.

“Dalam tindakan pencarian korban tersebut menggunakan dua unit perahu perahu karet dan dua unit perahu nelayan,” tutur Budiono.[]

Sumber : acehkita.com